Diposting pada

Trolls (2016) WEB-DL

Dilihat: 3 views

Trolls
(2016)

Quality: WEB-DL

[icon name=”calendar” class=”” unprefixed_class=””]
Released
aaa
[icon name=”flag-o” class=”” unprefixed_class=””]
Country
USA
[icon name=”language” class=”” unprefixed_class=””]
Language
English
[icon name=”film” class=”” unprefixed_class=””]
Genres
Animation | Adventure | Comedy | Family | Musical
[icon name=”user” class=”” unprefixed_class=””]
Directors
Walt Dohrn, Mike Mitchell
[icon name=”user-circle-o” class=”” unprefixed_class=””]
Writers
Jonathan Aibel (screenplay), Glenn Berger (screenplay) | 2 more credits »
[icon name=”users” class=”” unprefixed_class=””]
Starcast
Anna Kendrick, Justin Timberlake, Zooey Deschanel | See full cast & crew »
[icon name=”imdb” class=”” unprefixed_class=””]
Rating
Trolls (2016) on IMDb
Review:

The Trolls merupakan makhluk yang hidup selalu hidup bahagia, menari dan bernyanyi sepanjang hari. Hal itu membuat mereka menjadi target The Bergens, makhluk berukuran besar yang yakin bahwa mereka dapat merasa bahagia setelah memakan para Trolls. Di bawah pimpinan King Peppy (Jeffrey Tambor) para Trolls berhasil kabur dari The Bergens. Hal itu menyisakan tugas bagi penerus mereka 20 tahun kemudian ketika anak perempuan King Peppy, Princess Poppy (Anna Kendrick), memutuskan untuk mengadakan pesta besar sebagai perayaan the Trolls’ escape meskipun telah diperingatkan oleh Branch (Justin Timberlake) bahwa tindakannya beresiko “mengundang” kembali The Bergens.

Pesan yang dibawa Trolls ini sebenarnya menarik, dengan melihat karakter bergembira dan menghadapi masalah mereka bersama para penonton usia dini dapat diajarkan bahwa kebahagiaan tidak selalu berasal dari hal-hal yang rumit. Hal itu selaras dengan cerita film ini, sejak sinopsis yang sederhana itu Trolls tidak mencoba untuk terasa super rumit, beberapa isu yang sedikit lebih kompleks hadir tapi simplistic plot tetap digunakan untuk membuat arena bermain bagi banyak karakter penuh warna yang menyengat mata. Cerita Trolls sebenarnya juga cukup oke pada awalnya, tampak seperti mencoba membuat versi mini dari Shrek, musical based dipenuhi dengan makhluk unik dan aneh serta family-friendly bergembira dan bernyanyi riang. Bagus dibagian ini, cuddly characters dengan fluffy hair, impresi mereka terasa oke di awal, memiliki kesan cute yang membuat penonton tersenyum ketika menyaksikan mereka berpesta.
The songs juga jadi hal positif lainnya dari Trolls, setelah perkenalan karakter yang cukup oke itu kita dibawa bertemu dengan berbagai lagu dengan rasa spring dalam tempo cepat yang terasa oke, semuanya diproduksi dengan Justin Timberlake sebagai produser. Really ambitious, dari yang terasa sedikit mentah hingga yang terasa dipoles dengan baik serta terasa catchy, Trolls punya soundtrack yang sangat menarik dan meskipun beberapa dari mereka terasa menjengkelkan di banyak bagian lagu-lagu tersebut justru sukses membuat penonton lebih tertarik padanya ketimbang cerita dan juga karakter. Di samping lagu kualitas animasi Trolls juga oke, seperti kombinasi antara modern dan classic kualitas yang dihasilkan CGI cukup oke dalam membuat penonton merasakan unsur fantasi yang dimiliki cerita meskipun dengan budget sebesar $120 million sangat disayangkan mereka tidak berakhir di level superb.
Jika ditanya apa yang bisa rasa rekomendasikan dari Trolls maka jawaban adalah soundtrack, fully recommended, namun selain itu masih berada antara yes or no baik itu dari karakter, visual, dan termasuk di dalamnya cerita. Sebagai animasi yang family oriented selama 93 menit durasi apa yang cerita Trolls miliki cukup oke tapi sutradara Mike Mitchell dan Walt Dohrn kurang berhasil menciptakan tensi yang konsisten menarik sehingga cerita yang mengandung berbagai isu yang hangat itu tidak meninggalkan kesan yang kuat. Tidak mengharapkan dramatisasi yang berlebihan pastinya tapi cara cerita tampil terasa kontras dengan visi film ini sebagai sebuah comedy fantasy, mereka terasa unimaginative. Cerita memiliki beberapa momen yang gloomy tapi sutradara seperti takut melepas momen untuk melaksanakan tugasnya. Tidak heran kemudian cerita didominasi dengan jokes dan talks yang pada akhirnya membuat daya tarik cerita menjadi longgar.
Dengan melihat setting yang ia tampilkan tentu terasa kurang wajar untuk mengharapkan sesuatu yang “serious” dari Trolls ini namun sangat disayangkan berbagai pesan sederhana dan juga menarik itu seperti persahabatan, sikap saling menghargai, willingness, keberanian, dan loyalty kurang berhasil meninggalkan kesan yang kuat. Hasilnya mungkin akan berbeda jika sejak awal Trolls tidak mencoba mendorong hal-hal tadi untuk meraih atensi penontonnya, lalu kemudian fokus bermain menggunakan berbagai lelucon dengan sedikit sentuhan sarcastic. “Pesta” yang Trolls tampilkan harus diakui terasa cukup menyenangkan namun ini terasa too short ketika berurusan dengan hal-hal lain di luar “pesta” tadi terutama ketika momen yang mencoba menyuntikkan emosi ke dalam cerita itu muncul, mereka terasa seperti tercekik dan muted. Itu semakin lengkap karena meskipun secara visual menarik mayoritas trolls tidak memiliki karakteristik yang benar-benar menarik.
Seperti kids pada umumnya ‘Trolls’ merupakan film animasi yang innocent dan cheeky, menawarkan kegembiraan lewat visual yang flashy, musik yang catchy, dan karakter yang fluffy. Ide tentang bahagia yang dibawa juga cukup oke meskipun cukup disayangkan dengan energi yang cukup mumpuni itu daya tarik cerita sering terasa longgar dan tidak mampu meninggalkan kesan yang kuat. Mencoba tampil naif dan childish Trolls berhasil menjadi sebuah cartoon bertemakan family adventure yang cukup oke for kids, walaupun di sisi lain impresi akhir yang ia hasilkan adalah terasa too normal and forgettable. At least DreamWorks Animation kembali menemukan mesin baru untuk meraup keuntungan lewat merchandising.
Sumber




[icon name=”file” class=”” unprefixed_class=””]
File
Format
MP4 AVI
[icon name=”eye” class=”” unprefixed_class=””]
Quality

WEB-DL
WEB-DL
[icon name=”video-camera” class=”” unprefixed_class=””]
Codec ID
AVC
(H.264)
MPEG-4
XVID)
[icon name=”audio-description” class=”” unprefixed_class=””]
Audio
AAC
(Stereo)
Mp3
(Mono)
[icon name=”arrows-h” class=”” unprefixed_class=””]
Width
720
500
[icon name=”arrows-v” class=”” unprefixed_class=””]
Height
304
260
[icon name=”clock-o” class=”” unprefixed_class=””]
Duration
1:32:48 1:32:48
[icon name=”arrows-alt” class=”” unprefixed_class=””]
File
Size
269 mb 178 mb
[icon name=”fa-picture-o ” class=”” unprefixed_class=””]
SS
[icon name=”download” class=”” unprefixed_class=””]
Downloads
[icon name=”caret-right” class=”” unprefixed_class=””] UC MP4 AVI
[icon name=”caret-right” class=”” unprefixed_class=””] TF MP4 AVI
[icon name=”caret-right” class=”” unprefixed_class=””] PU MP4 AVI
[icon name=”caret-right” class=”” unprefixed_class=””] CU MP4 AVI
[icon name=”caret-right” class=”” unprefixed_class=””] UF MP4 AVI
[icon name=”caret-right” class=”” unprefixed_class=””] UI MP4 AVI
[icon name=”caret-right” class=”” unprefixed_class=””] SF MP4 AVI
[icon name=”caret-right” class=”” unprefixed_class=””] UP MP4 AVI

Download Film Lebih Cepat Gunakan UCWEB klik!
Hot Downloads of 2017 !
Hot Video !
Subtitle: dl.trolls.2016.zip | More
Bahasa: Indonesia
Format: SUB & SRT
Subtitle By: Lebah Ganteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *