Diposting pada

Unforgiven (2013) BluRay

Dilihat: 16 views

Unforgiven
(許されざる者 / Yurusarezaru Mono)
(2013)

Quality: BRRip
unforgiven-2013-brrip.jpg
Released
Country Japan
Language
Japanese
Genre
Action | Crime | Drama
Director Sang-il Lee
Writers
David Webb Peoples, Sang-il Lee (screenplay)
Starcast Ken Watanabe, Shiori Kutsuna, Jun Kunimura | See full cast and crew »
Rating
imdb_icon.gif 7.6/10

Ratings: 7.6/10 from 231 users
Reviews: 3 user |
19 critic

Review:

Yurusarezaru Mono (dalam bahasa Jepang artinya sama dengan Unforgiven) adalah sebuah film remake dari film original buatan Clint Eastwood tahun 1992. Film yang skenarionya ditulis ulang dan disutradarai oleh Lee Sang-il ini mengambil setting jidaigeki sebagai pengganti panggung dunia koboy karya Eastwood. Dengan mengusung beberapa aktor senior peraih piala Oscar-nya Jepang seperti Ken Watanabe, Koichi Sato, dan Akira Emoto, Yurusarezaru Mono mencoba untuk mendaur ulang Unforgiven dengan napas khas Jepang.
Pada jaman Bakumatsu, Jubee Kamata (Ken Watanabe) dikenal sebagai sosok samurai pembunuh yang ditakuti oleh pihak Meiji. Julukan Hitokiri Jubee (Jubee si pembantai) memang patut disematkan karena Jubee banyak membunuh pihak lawan, termasuk dalam perang Boshin yang berakhir dengan kalahnya pihak Shogun Tokugawa yang dibela Jubei.
Setelah pertempuran Goryokaku di Hokkaido dimenangkan pasukan Meiji, Jubee berhasil melarikan diri dengan membantai setengah lusin tentara Meiji yang mengejarnya. Jubee menikah dengan seorang wanita Ainu (suku asli yang berdiam di Hokkaido) dan hidup sebagai petani bersama istri dan 2 anaknya.
3 tahun sepeninggal wafatnya sang istri, kehidupan keluarga Jubee sebagai petani mulai sulit akibat gagal panen. Alur cerita selanjutnya cukup setia pada naskah Unforgiven original. Jubee didatangi teman lamanya sesama mantan samurai Kingo Baba (Akira Emoto) untuk mengikuti sayembara berhadiah seribu yen untuk membunuh dua orang yang melukai seorang pelacur bernama Natsume (Shiori Kutsuna). Ikut serta dengan mereka seorang pemuda Ainu Goro Sawada (Yuya Yagira). Sedangkan sosok Sheriff diwakili kepala polisi Ichizo Oishi (Koichi Sato), seorang mantan samurai Meiji yang ditugaskan sebagai pimpinan keamanan oleh pemerintah restorasi Meiji di Hokkaido.
Pertama-tama kita mengucapkan selamat dan salut pada Lee Sang-il karena mampu memindahkan setting western koboy menjadi panggung dunia jidaigeki yang sangat terasa hawa Jepang-nya. Ada beberapa isu menarik yang ditawarkan Lee dalam adaptasinya ini. Misalnya saja perlakuan orang-orang Jepang pendatang terhadap suku Ainu di Hokkaido yang cenderung meremehkan dan melecehkan karena dianggap kurang beradab (counter-part dalam film western adalah Indian, yang tidak ditampilkan dalam Unforgiven).
Selain itu juga, Lee menampilkan betapa banyak samurai yang kehilangan posisinya setelah perang antara pihak Shogun dan Meiji berakhir. Dengan mengganti pistol dengan pedang katana, larangan membawa pedang selain petugas keamanan oleh pemerintah Meiji sangat pas mewakili peraturan dilarang membawa pedang oleh kepala polisi Ichizo Oishi. Terlebih lagi, dengan konteks “pedang merupakan nyawa samurai”, melarang membawa pedang terlihat kentara untuk merepresi sosok samurai oleh pemerintah Meiji.
Represi sosok samurai dan kebanggaan posisinya sebagai pembawa pedang, kental terasa pada adegan pelecehan Ichizo terhadap mantan samurai Kitaoji (Jun Kunimura). Adegan ini memang lebih pas latar belakangnya dibandingkan pelecehan sheriff Dagget terhadap English Bob dalam Unforgiven. Jika si tua Munny dalam Unforgiven ditampilkan sulit menembak jitu, Jubee ditampilkan dengan pedang tuanya yang sudah karatan dan sulit dicabut. Lagi-lagi sangat Jepang sekali.
Dari penokohannya sendiri, tokoh-tokoh dalam Yurusarezaru Mono merefleksikan kondisi Jepang pada awal jaman Meiji. Mayoritas samurai Meiji mungkin bernasib lebih baik karena mendapatkan posisi dalam struktur pemerintahan Meiji seperti halnya kepala polisi Ichizo. Tapi banyak juga mantan samurai yang luntang lantung tanpa kerjaan jelas seperti dua orang mantan samurai yang menyiksa si pelacur. Apalagi mantan samurai pihak Shogun Tokugawa yang kalah perang, tentunya kehidupan dan kehormatan mereka jatuh hingga titik nadir seperti Jubee dan Kingo.
Menampilkan suku Ainu lengkap dengan dialog berbahasa Ainu asli semakin mempertegas napas Jepang dalam film ini. Betapa Jubei hanya bisa hidup tenang bersama masyarakat Ainu yang memiliki kode kehormatan berbeda dibandingkan masyarakat Jepang umumnya di pulau Honshu. Akan tetapi bagaimanapun juga bagusnya Yurusarezaru Mono tak bisa mengalahkan superioritas Unforgiven dalam menampilkan kisah redemption seorang pendosa yang ingin membayar dosanya di masa lalu.
Selain itu juga suasana mellow Unforgiven boleh dibilang turut berkontribusi dalam suasana film dalam merebut simpati penonton, tidak seperti Yurusarezaru Mono yang cenderung lebih berkutat pada masalah kehormatan samurai. Secara teknis, Yurusarezaru Mono boleh mendapat pujian terutama untuk dari segi sinematografi. Kamera berhasil menangkap landscape Hokkaido yang indah sebagai latar belakang kisah.
Sayangnya music score gagal menampilkan musik yang memorable seperti Claudia’s Theme-nya Unforgiven. Tidak bisa dibilang jelek, tapi memang kurang mampu berkontribusi dalam mempengaruhi suasana film seperti halnya Claudia’s Theme. Trio aktor senior Watanabe, Sato dan Emoto mampu membawakan karakter masing-masing dengan baik walaupun boleh dibilang Sato tak seberhasil Gene Hackman dalam membawakan dualisme sosok penegak hukum. Sosok pemuda Ainu yang dibawakan oleh Yuya Yagira mengingatkan kita pada sosok Kikuchiyo dalam Seven Samurai, mungkin para penggemar manga akan teringat pada kisah redemption Kenshin Himura dalam Rurouni Kenshin, apalagi adanya julukan Hitokiri Jubee walaupun sosok Kenshin bertarung untuk pihak Meiji.
Jadi, Yurusarezaru Mono berhasil mengadaptasi ulang film western klasik Unforgiven dengan gayanya sendiri yang sangat kuat bernapaskan Jepang. Akan tetapi tetap saja Yurusarezaru Mono masih lebih inferior sedikit di bawah Unforgiven, terutama dalam soal membawakan kisah penebusan dosa masa lalu.
Sumber,
unforgiven-2013-04_zps83c13066.jpg
A4A8856_zpsefdc6d2a.jpg
01.jpg
Pics_Art_1389798323734.jpg
banner4.gif

Download Film Unforgiven (2013) Subtitle Indonesia BRRip MP4 High Quality:
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 640×272
Durasi: 2 Jam – 15 Menit – 45 Detik
FIle Size: 289 mb
SS:

Unforgiven_2013_Blu_Ray_Rye_Movies_mp4_t
Download Single Link:
UC: https://userscloud.com/wlmihovbmcsh
UF: http://sht.io/rr1
Download Film Lebih Cepat Dengan UCWEB Versi Terbaru klik!
Subtitle : br-unfrgv-2013.zip
Bahasa : Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By: Akoer Lah
Cara Download via Tusfiles dengan OperaMini,


Download Film Unforgiven (2013) Subtitle Indonesia BRRip AVI Normal Quality:
File Format : avi
Video Encode: MPEG4 (Xvid)
Audio Encode: MP3 (Mono)
Resolusi: 640×272
Durasi: 2 Jam – 15 Menit – 45 Detik
FIle Size: 265 mb
SS:

Unforgiven_2013_Blu_Ray_Rye_Movies_avi_t
Download Single Link:
UC: https://userscloud.com/8sm0r8fradef
UF: http://sht.io/rr2
Download Film Lebih Cepat Gunakan UCWEB Versi Terbaru klik!
Subtitle: br-unfrgv-2013.zip
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By: Akoer Lah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *